Wali Kota Banda Aceh Minta Mukim Perkuat Pelaksanaan Adat di Gampong

Banda Aceh,  – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman meminta imum mukim dapat meningkatkan perannya dalam memperkuat pelaksanaan adat istiadat dan penerapan syariat Islam di tengah-tengah masyarakat gampong (desa) di daerah berjuluk “Kota Serambi Mekkah” itu.

“Kita akan canangkan Hari Adat untuk melestarikan adat istiadat. Kita dorong aparatur dan warga menggunakan bahasa Aceh, seperti dalam rapat. Makanan yang disuguhkan juga kuliner khas Aceh. Kita ingin imum mukim berperan menyukseskan program ini di kota syariat Islam,” terang Aminullah di Banda Aceh, Kamis.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Banda Aceh ketika menghadiri pelantikan Imum Mukim Meuraxa dan Imum Mukim Tgk Chik Lamjabat yang dihadiri beberapa pejabat terkait di Kantor Camat Meuraxa, Banda Aceh.

Pelantikan dan pengambilan sumpah atas jabatan Imum Mukim Meuraxa Syamsul Bahri dan Imum Mukim Tgk Chik Lamjabat Ansari Yahya dilakukan sendiri oleh Camat Meuraxa Ardiansyah.

Aminullah melanjutkan sebagai pejabat yang membawahi sejumlah gampong di satu kecamatan, maka imum mukim memiliki fungsi sebagai pembinaan adat istiadat di satu-satunya provinsi yang menerapkan syariat Islam.

Kemudian, lanjut dia, mukim juga memiliki peran yang tidak kalah penting dalam penegakan hukum pidana Islam, penyelesaian sengketa, seperti batas gampong hingga koordinasi program pembangunan antara pihak gampong dan kecamatan.

“Apalagi pemkot (pemerintah kota) akan mencanangkan Hari Adat, yakni satu hari kerja dalam sepekan. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Banda Aceh diharuskan memakai pakaian adat Aceh,” katanya lagi.

“Termasuk menggunakan bahasa Aceh dalam rapat-rapat, dan imum mukim-pun diminta ikut berperan menyukseskan program tersebut,” tegas Wali Kota.

Aminullah dalam kesempatan tersebut juga memaparkan sekilas berbagai capaian prestasi yang telah diraih Kota Banda Aceh dalam dua tahun terakhir, termasuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran yang terus mengalami penurunan seiring dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Prestasi demi prestasi, terus kita ukir. Tahun 2020 saja, hingga Februari Banda Aceh sudah meraih delapan penghargaan,” sebutnya.

“Yang terakhir itu, saya terima dari Wapres Ma’ruf Amin penghargaan pelopor rumah sakit syariah. Kemudian ada juga Serambi Award dengan katagori inovasi pelayanan publik, penghargaan karena Pemko telah menghadirkan layanan prima di Mal Pelayanan Publik (MPP). MPP ini pertama di Aceh, dan baru 14 daerah di Indonesia. Atas capaian-capaian itu, mari kita pertahankan dan tingkatkan,” sebut Wali Kota Aminullah. (Ant)