Santri Aceh Lulus Seleksi TQH Nasional 2021

Aceh, sahabatrakayat.com – Santri dayah (pesantren) Insan Qurani, Aceh Besar akan mengikuti ajang seleksi tilawatil quran hadits (TQH) nasional di Provinsi Maluku Utara pada Oktober 2021 mendatang.

“Sebanyak enam santri kita dinyatakan lulus mengikuti seleksi TQH nasional 2021, mereka akan mewakili Aceh,” Pimpinan dayah Insan Qurani Ustadz Muzakkir, di Banda Aceh, Senin.

Muzakkir mengatakan, keenam santri tersebut dinyatakan lulus untuk mengikuti training center (TC) berdasarkan surat pemberitahuan hasil seleksi calon peserta STQHN Tahun 2021 bernomor 451.14/0596/2021 tertanggal 10 Maret 2021 yang dikeluarkan oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam.

“Dalam surat pemberitahuan tersebut ada enam santri kita yang akan mengikuti TC untuk persiapan seleksi TQH nasional di Maluku Utara,” ujarnya.

Muzakkir bersyukur atas prestasi yang diraih para santrinya hingga bisa membawa nama Aceh ke tingkat nasional.

Dirinya berharap para santri yang akan mengikuti TC STQHN itu dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin, sehingga mampu menorehkan prestasi dalam ajang akbar nasional tersebut.

“Selama ini selain mengikuti pembinaan oleh Dinas Syariat Islam Aceh, mereka juga sudah melakukan persiapan secara terus-menerus di dayah,” kata Muzakkir.

Sementara itu, Kasi Bimbingan dan Pelatihan UPTD PPQ Dinas Syariat Islam Aceh T Mardhatillah menyampaikan, para peserta yang terpilih akan dipanggil untuk mengikuti TC selama 35 hari yang direncanakan berlangsung tiga tahap.

“Jika memenuhi syarat, maka akan diberangkatkan ke Ternate nantinya, maka dari kita terus memantau perkembangan para santri,” kata Mardhatillah.

Adapun keenam santri Insan Qurani tersebut yakni, Shahibul Kiram cabang tilawah golongan anak-anak putra, berasal dari Aceh Jaya.

Kemudian, Muhammad Farisi, cabang tahfidz 1 juz dan tilawah putra berasal dari Aceh Timur. Niswatul Birra, cabang tahfidz 30 juz putri berasal dari Aceh Utara.

Selanjutnya, Uli Satria untuk cabang tahfidz 10 juz berasal dari Nagan Raya, Aceh. Kelima, Sayed Musyraf dari cabang tahfidz 5 juz dan tilawah putra berasal asal Aceh Besar, dan terakhir Sahula Ruzni untuk cabang tahfidz 5 juz dan tilawah putri, berasal dari Aceh Timur. (Ant)