Penceramah Sebut Pergantian Tahun Harus Diiringi Perencanaan dan Komitmen

Banda Aceh – Pergantian tahun baru Islam 1 Muharram 1443 hijriah hendaknya diiringi dengan perencanaan dan komitmen yang kuat untuk melakukan amal ibadah yang lebih meningkat lagi kata Mustanir Yahya.

“Mari kita rencanakan berbagai amal baik pada tahun baru ini,”kata penceramah peringatan 1 Muharram 1443 Hijriah di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Senin malam.

Dalam kegiatan yang dihadiri Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, ia menjelaskan berniat saja walau pun belum mampu mewujudkan, maka Allah sudah mencatat amal saleh terhadap kita.

Namun, apabila kita mampu mewujudkan amal kebaikan yang kita rencanakan, maka Allah membalas sepuluh hingga 700 amal kebaikan.

Mustanir juga mengingatkan seluruh ummat untuk senantiasa memanfaatkan waktu yang diberikan Allah untuk diisi dengan berbagai hal yang bermanfaat untuk diri sendiri di akhirat kelak.

“Waktu bagaikan pedang, banyak orang akan merugi jika menyia-nyiakan waktu. Waktu adalah harta berharga bagi seorang muslim, jika kita berhasil memanfaatkannya untuk amal kebajikan maka itulah kesuksesan,” kata dia.

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah juga mengajak seluruh masyarakat dapat menjadikan peringatan Tahun Baru Hijriah untuk mengenang peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya dari Makkah ke Madinah.

Ia mengatakan proses hijrah merupakan perjuangan monumental yang dilakukan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat.

“Mereka rela meninggalkan segala harta benda menuju Madinah demi menegakkan Islam. Melalui perspektif kekinian, substansi dari hijrahnya Nabi Muhammad SAW harus menjadi acuan bagi kita sebagai titik balik melakukan introspeksi diri dan introspeksi sosial, terutama di masa pandemi ini,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Asisten Bidang Keistimewaan dan Pemerintahan Sekda Aceh, M Jafar, Kepala Dinas Syariat Islam, EMK Alidar dan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Zahrol Fajri. (Ant)