Banda Aceh – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh terus meningkat kapasitas guru dalam mendukung program pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Kepan BNN Provinsi Aceh Heru Pranoto di Banda Aceh, Jumat, mengatakan guru memiliki peran membentengi anak didik dari bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang.
“Guru bisa mendidik anak agar mampu menolak narkoba ketika teman sebaya mengajaknya mengonsumsi narkoba. Di sinilah peran guru dalam mencegah penyalahgunaan narkoba,” kata Heru Pranoto.
Untuk peningkatan kapasitas tersebut, kata Heru Pranoto, BNN Aceh melatih 20-an guru. Pelatihan sudah memasuki tahap kedua. Tahap pertama tentang pengenalan narkotika dan rehabilitasi.
“Sedangkan tahap kedua terkait komunikasi efektif dan mengenal psikologi anak didik. Dengan pelatihan ini diharapkan guru mampu mengajarkan anak didiknya menjadi siswa yang bisa menolak narkoba,” kata Heru Pranoto.
Selain itu, kata Heru Pranoto, BNN Provinsi Aceh juga menjadikan sebuah sekolah menengah pertama di Banda Aceh sebagai pilot proyek peningkatan kapasitas guru dalam membangun anak didik yang mampu menolak narkoba.
“Upaya pencegahan harus terus dilakukan, terutama sejak usia dini dengan menanamkan bahaya narkoba, sehingga mereka menjadi orang yang memerangi narkoba,” kata Heru Pranoto. (Ant)














