BKPH Krueng Meurebo Amankan Kayu Olahan Ilegal di Nagan Raya

Suka Makmue, – Badan Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Krueng Meurebo, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh mengamankan sejumlah kayu diduga ilegal dari sebuah becak motor dalam sebuah penangkapan pada Rabu siang.

“Kayu olahan tanpa dokumen tersebut saat ini kami amankan di kompleks kantor, dan tak diketahui siapa pemiliknya,” kata Kepala BKPH Krueng Meureubo, Nagan Raya, Aceh, Cut Dewi Setiawan kepada wartawan, di Nagan Raya.

Menurutnya, kayu tersebut ditemukan saat petugas sedang melakukan patroli pengawasan dan perlindungan hasil hutan di Nagan Raya.

Pihaknya menduga, kayu tanpa dilengkapi dokumen tersebut sengaja diangkut menggunakan sebuah becak motor, untuk mengelabui petugas.

“Barang bukti kami amankan berupa kayu olahan sebanyak 0,5 kubik dan sebuah becak. Kami menduga becak sebagai alat pengangkut kayu tersebut,” kata Cut Dewi Setiawan menambahkan.

Pihaknya menduga, modus penumpukan kayu menggunakan becak motor tersebut dilakukan di kawasan semak belukar di pinggir jalan menuju sungai di kawasan Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya.

Ia menduga kayu yang diamankan tersebut berasal dari kawasan di sekitar hutan lindung di Kabupaten Nagan Raya, dan belum diketahui siapa pemiliknya.

BKPH Nagan Rayan mengimbau agar masyarakat menjaga hutan dan lingkungan serta tidak melakukan penebangan hutan, karena akan menyebabkan terjadi hal yang tidak diinginkan. (Ant)