Kualitas Pendidikan Aceh Tengah Memprihatinkan

Takengon, Aceh,  – Kualitas pendidikan di Kabupaten Aceh Tengah hingga saat ini disebut masih memprihatinkan dan menempati peringkat ke-17 dari 23 kabupaten/kota se Aceh soal pada 2019.

Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Aceh Tengah Dr Edy Putra Kelana SIP MSi MPd menyampaikan saat ini pendidikan Aceh Tengah masih menghadapi sejumlah persoalan.

Diantaranya adalah tentang ketersediaan SDM bidang pendidikan yang tidak merata.

“Sekolah-sekolah kita belum melaksanakan pendidikan pengembangan karakter secara komprehensif, belum melaksanakan literasi secara bagus dan benar, serta ketersediaan SDM bidang pendidikan yang tidak merata,” kata Edy Putra Kelana dalam rapat kerja MPD setempat di Takengon, Sabtu.

Edy menyampaikan masalah-masalah tersebut adalah merupakan hasil penilaian dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Aceh.

Menurutnya semua hal itu harus segera dapat dibenahi guna memperbaiki kualitas mutu pendidikan di Aceh Tengah untuk ke depannya.

“Dalam diseminasi hasil pendidikan yang dilaksanakan oleh LPMP Aceh diketahui bagaimana kondisi pendidikan Kabupaten Aceh Tengah yang saat ini masih sangat memprihatinkan,” tutur Edy Putra Kelana.

Sementara Sekretaris Daerah Aceh Tengah Karimansyah dalam Raker tersebut menyampaikan bahwa harus ada kemauan dan komitmen bersama untuk dapat melakukan pembenahan pendidikan di daerah itu.

Karimansyah juga mengakui bahwa semua masalah yang dihadapi terkait dengan kualitas pendidikan di daerah itu saat ini sangat erat kaitannya dengan ketersediaan SDM yang ada.

“Tidak ada jalan lain selain mewujudkan SDM yang hebat dengan menjadikan pendidikan sebagai prioritas. Tanpa pendidikan yang bagus daerah ini tidak akan pernah bagus, tanpa pendidikan yang berkualitas daerah ini tidak akan memiliki masyarakat yang berkualitas,” tutur Karimansyah.

Karimansyah juga mengaku kecewa dengan kondisi pendidikan di daerah itu saat ini.

Menurutnya semua pihak terkait memang perlu berbenah untuk menjadikan dunia pendidikan Aceh Tengah semakin baik ke depannya.

“Tadi kita mendengar apa yang disampaikan oleh Kepala Sekretariat MPD tentang wajah kita di tahun 2019 yang berada di urutan 17 dari 23 kabupaten/kota di Aceh. Jika instrumen penilaian yang dilakukan itu benar, tentu saja membuat kita kecewa,” ucap Karimansyah.

“Oleh karena itu kita perlu berbenah untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Kabupaten Aceh Tengah dengan komitmen bersama,” tegasnya. (Ant)