Upaya Memajukan Perekonomian UMKM di Tengah Pandemi COVID-19

Banda Aceh – Berbagai upaya untuk mendongkrak perekonomian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah pandemi COVID-19, terus dilakukan baik oleh para pelaku usaha dan termasuk bantuan modal usaha dari pemerintah.

Salah satu terobosan yang dilakukan pelaku usaha, yakni melalui kegiatan pameran dan selain memanfaatkan lokasi wisata untuk memasarkan produk mereka.

Salah seorang perajin, Ulfa menyatakan, pada pemeran UMKM di pasar swalayan Banda Aceh, turut ditampilkan beberapa jenis produk, antara lain keranjang , tas, sofa berbahan rotan, dan bili.

Selain melalui pameran, perajin juga memanfaatkan media online untuk memasarkan berbagai jenis produk kerajinan mereka.

Dengan memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diluncurkan pemerintah, usaha para perajin di daerah itu perlahan mulai bangkit di tengah pandemi COVID-19.

Para pelaku UMKM di daerah itu, merasa terbantu setelah pemerintah meluncurkan program KUR untuk modal usaha yang selama ini salah satu kendala untuk bangkit di tengah pandemi COVID-19.

Penyaluran KUR tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam memberikan akses pembiayaan untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) Eddy Satriya mengatakan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sampai 3 November 2021 sebesar Rp237,08 triliun atau 83 persen dari target sebesar Rp285 triliun.

Berdasarkan data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP), penyaluran KUR tersebut diberikan kepada 6,28 juta debitur dengan rincian KUR Super Mikro sebesar Rp9,02 triliun, KUR Mikro sebesar Rp147,82 triliun, KUR Kecil/Khusus sebesar Rp80,22 triliun, dan KUR Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sebanyak Rp17,29 miliar.

Pemerintah memberikan subsidi bunga ke setiap jenis KUR masing-masing sebesar 13 persen untuk KUR Super Mikro, 10,5 persen untuk KUR Mikro, 5,5 persen untuk KUR Kecil, dan 14 persen untuk KUR Penempatan TKI.

Kebijakan Program KUR diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan percepatan pemulihan ekonomi nasional.(Ant)