Pemerintah Aceh nobatkan Raja dan Ratu Baca Aceh 2022

Banda Aceh – Pemerintah Aceh menobatkan Raja dan Ratu Baca Aceh 2022 dalam upaya meningkatkan gemar membaca di provinsi setempat.

“Pemerintah terus berupaya meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia salah satunya adalah dengan pemilihan Raja dan Ratu Baca Aceh,” kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Edi Yandra di Banda Aceh, Kamis.

Ia menjelaskan Pemilihan Raja dan Ratu Baca Aceh Tahun 2022 akan meningkatkan gemar membaca pada masyarakat khususnya generasi milenial.

Ia juga menuturkan bahwa indeks minat baca di Indonesia hanya 0,001 berdasarkan data dari UNESCO pada tahun 2011.

Bahkan, Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) pada tahun 2009 menempatkan minat baca Indonesia pada posisi terendah dari 52 Negara Asia Timur.

“Sebanyak 91,68 persen penduduk yang berusia 10 tahun ke atas lebih menyukai menonton televisi, dan hanya sekitar 17,66 persen yang menyukai membaca surat kabar, buku atau majalah,” katanya.

Arita Yuda Katiara asal Aceh Barat Daya dengan nilai 81 sebagai Raja Baca Aceh dan Ita Farida asal Aceh Besar dengan nilai 88,25 sebagai Ratu Baca Aceh.

Selain itu, dipilih juga Ari Zonanda dengan nilai 78,25 asal Aceh Selatan dan Syarifah Zahra sebagai Favorit 1 Raja dan Ratu Baca Aceh, serta T. Tiara Mahendra dengan nilai 66,25 asal Aceh Tamiang dan Nisa Nurazizah dengan nilai 50 asal Bener Meriah sebagai Favorit II Raja dan Ratu Baca Aceh.

Ketua Dewan Juri Raja dan Ratu Baca Aceh 2022, Yarmen Dinamika, menjelaskan bahwa Raja dan Ratu Baca yang terpilih disaring dari 63 pendaftar dan lulus dari berbagai tahapan seleksi meliputi tes tulis dan wawancara hingga terjaring 20 orang semifinalis dan 6 orang finalis (terdiri dari tiga orang raja dan tiga orang ratu).

“Persaingannya sangat ketat dan semua yang ditanyakan itu terkait dengan wawasan literasi, perpustakaan, dan sedikit pengetahuan umum,” katanya. (Ant)