H Ramli MS: Kongres Santri Pancasila di Aceh Atas Keinginan Ulama

Meulaboh – Bupati Aceh Barat H Ramli MS mengatakan kegiatan Kongres Santri Pancasila se-Aceh yang digelar di Meulaboh merupakan gagasan dari para ulama Kabupaten Aceh Barat.

“Sebagai pimpinan daerah, saya berkewajiban untuk mengakomodasi keinginan para ulama, sebagai upaya untuk menyelaraskan nilai-nilai agama Islam dengan ideologi Pancasila di Bumi Teuku Umar ini,” kata Ramli MS di Meulaboh, Ahad.

Dirinya mengatakan, keinginan ulama tersebut dapat dilaksanakan di Aceh Barat dan mendapat respon positif dari Pemerintah pusat.

Menurutnya, Kongres Santri Pancasila yang dipusatkan di Aceh Barat sangat penting dilaksanakan, semi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah gejolak yang ditimbulkan, akibat tingginya konstelasi politik yang terjadi di setiap Pemilu.

“Setiap Pemilu, kita selalu dibenturkan dengan isu-isu perpecahan yang menyangkut dengan agama dan Pancasila, sehingga menyebabkan renggangnya persatuan antaranak bangsa,” tuturnya.

Dengan adanya kongres ini, kata dia, santri dan ulama di Aceh bisa ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, dengan memberikan solusi dan rekomendasi kepada pimpinan daerah, dalam mengambil setiap kebijakan agar tetap sesuai dengan ajaran islam dan ideologi Pancasila.

“Pemerintah dan ulama harus bergandengan tangan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa Islam dan Pancasila itu selaras dan tidak bertentangan,” katanya.

Ramli MS mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar dapat mengamalkan ajaran agama Islam sejati yaitu islam moderat, yang mengedepankan kesejukan, perdamaian dan toleransi, namun tetap tegas dalam penegakan syariat Islam.

Oleh sebab itu, kata dia, selain mempelajari ilmu agama, penguatan pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila untuk para santri juga sangat penting, guna menciptakan generasi muda Aceh Barat yang islami dan pancasilais.(Ant)