Banda Aceh – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Provinsi Aceh mengampanyekan layanan antikorupsi kepada penumpang pesawat di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar.
Kepala Bidang Kepatuhan Internal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Provinsi Aceh Untung Setyo Margono di Banda Aceh, Kamis, mengatakan kampanye tersebut untuk mewujudkan layanan bea cukai bebas korupsi.
“Kampanye ini juga upaya kami meningkatkan pencegahan terhadap potensi korupsi di semua unsur layanan Bandara Sultan Iskandar Muda,” kata Untung Setyo Margono.
Untung Setyo Margono mengatakan kampanye tersebut merupakan rangkaian memeriahkan hari antikorupsi sedunia yang diperingati setiap 9 Desember.
Kampanye tersebut juga melibatkan Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Banda Aceh.
Selain kepada penumpang pesawat terbang, kampanyekan tersebut ditujukan kepada para pemangku kepentingan di Bandara Sultan Iskandar Muda. Di antaranya layanan karantina maupun keimigrasian.
Kampanye tersebut juga ditandai penandatanganan komitmen integritas dan antikorupsi. Penandatangan melibatkan Angkasa Pura II Bandara Sultan Iskandar Muda, Lanud SIM, Kantor Imigrasi Banda Aceh.
Kemudian, Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM), Stasiun Karantina Pertanian, serta maskapai penerbangan yang beroperasi di Bandara Sultan Iskandar Muda, yakni Garuda Indonesia, Lion Air, Air Asia, dan Firefly.
“Dengan kampanye ini, hendaknya komitmen antikorupsi melekat pada setiap individu, sehingga layanan tanpa korupsi bisa terwujud di Bandara Sultan Iskandar Muda,” kata Untung Setyo Margono. (Ant)












