Aminullah Usman Nilai Bank Syariah Bantu Tumbuhkan Ekonomi di Banda Aceh

Banda Aceh, – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman menilai kalangan perbankan khususnya syariah membantu untuk meningkatkan perannya dalam menumbuhkan sektor perekonomian di daerah berjuluk “Kota Serambi Mekkah” tersebut.

“Kami menilai Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) selama ini telah memainkan peran memberikan kontribusi peningkatan pertumbuhan ekonomi di Banda Aceh,” ucapnya di Banda Aceh, Kamis.

Aminullah yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Aceh menyebut, salah satu contoh BPRS Hikmah Wakilah yang telah memiliki beberapa kantor cabang terutama di Banda Aceh dan sekitarnya.

BPRS yang mendapat izin operasional dari Menteri Keuangan Republik Indonesia sesuai keputusan dengan nomor KEP-199/KM.17/95 pada tanggal 18 Juli 1995 telah membantu pihaknya dalam menjembatani pembiayaan sektor rill bagi pelaku usaha setempat.

Terutama dalam rangka peningkatan iklim usaha, dan iklim investasi maupun dalam rangka penciptaan lapangan kerja baru di daerah yang belakangan dikenal sebagai “Kota Gemilang”.

“Kehadiran perbankan, seperti Hikmah Wakilah ini sangat membantu pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran,” katanya.

Ia mengatakan, semakin banyak lembaga pembiayaan pada sektor usaha khususnya mikro dan kecil yang dibantu, maka secara otomatis akan semakin banyak lapangan kerja yang tercipta.

“Dengan berdayanya usaha kecil, alhamdulillah angka kemiskinan dan penggangguran di Banda Aceh terus menurun. Tentunya kita berharap Hikmah Wakilah terus mengalami kejayaan, dan bisa terus berkontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian Banda Aceh,” terang Aminullah yang juga mantan Direktur Utama Bank Aceh.

Direktur Utama BPRS Hikmah Wakilah, Sugito dalam laporannya di Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) kemarin mengatakan, bank tersebut sudah memiliki aset Rp111,99 miliar hingga akhir Desember 2019 yang meningkat 22 persen dari tahun 2018 sebesar Rp91,86 miliar.

Ia menyebut, bank yang berkantor pusat di kawasan Peunayong, Banda Aceh ini telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp66,69 miliar posisi Desember 2019 mengalami peningkatan 22 persen dari realisasi 2018 yang hanya Rp54,63 miliar.

Ia mengaku, BPRS Hikmah Wakilah telah berhasil menghimpun dana pihak ketiga dalam bentuk tabungan dan deposito sebesar 96,15 miliar atau meningkat 26 persen, jika dibanding dengan realisasi tahun 2018 cuma Rp76,33 milar.

“Bank ini terus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat di Aceh,” terang Sugito di RUPS yang dihadiri Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman. (Ant)